shadow slide1

         
iconrow prosedur3 iconrow jadsid2 iconrow sipp2 iconrow sapm2 iconrow siwas2
Prosedur Berperkara Jadwal Sidang SIPP SAPM SIWAS MA RI
         
ecourt1 net badilag aco1 SMS Notifikasi1 gugatanmandiri1   aktacerai
E-Court A.C.O Integrated System Notifikasi Perkara Gugatan Mandiri
Validasi Akta Cerai
Maklumat

maklumat

Berita
Berita Terkait

Berita PTA

Berita Badilag

Berita Mahkamah Agung

statistik Statistik Perkara

Grafik Perkara 3 Bulan Terakhir

DR. HASBI: “JANGAN MUDAH BERPUAS DIRI!”

Jakarta – Humas: Digitalisasi pelayanan publik adalah sesuatu yang tidak bisa disanggah dalam rangka membangun peradilan modern berkelas dunia. Terutama dalam membangun Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Bersih Melayani yang sekarang tengah dibangun dan digalakkan. Semua ini adalah sebagai bentuk tanggung jawab dalam memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama DKI Jakarta, Dr. H. M. Syarif Mapiasse, S.H., M.H. pada saat pembukaan acara Rapat Kerja Daerah 2021 pada Selasa, 9 Maret 2021 di gedung Pengadilan Tinggi Agama Jakarta. Acara dihadiri oleh Sekretaris Mahkamah Agung, Dr. Hasbi Hasan, S.H., M.H., Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama DKI Jakarta, para Ketua Pengadilan Agama, para Sekretaris Pengadilan Agama, serta para Panitera Pengadilan Agama se wilayah DKI Jakarta dan undangan lainnya.

https://www.mahkamahagung.go.id/cms/media/8570

Dalam sambutannya, Dr. Hasbi mengatakan bahwa ia menyambut baik dan berbangga dengan digitalisasi dan inovasi-inovasi yang ada di wilayah Pengadilan Tinggi Agama DKI Jakarta demi memberikan pelayanan terbaik kepada publik. Meskipun begitu, Dr. Hasbi meminta agar lembaga peradilan tidak  terlena, tidak mudah puas diri, dan tetap meneruskan  menciptakan inovasi-inovasi. “Tetapi yang juga penting saat ini adalah kita tidak lagi membangun inovasi tetapi invensi.” Jelas Hasbi. Karena menurut Dosen Pasca Sarjana UIN Syarif Hidayatullah ini, inovasi adalah sesuatu yang telah dibuat oleh seseorang sedangkan invensi adalah menciptakan sesuatu yang belum ada, sehingga orang lain atau negara lain akan meniru. 

Sebagai contoh, lanjut Hasbi, e-court adalah inovasi, negara-negara lain sudah mengaplikasikannya jauh sebelum Indonesia. “Nah, PR kita sekarang adalah bagaimana kita bisa menciptakan invensi, sehingga negara lain  bisa mencontoh kepada kita.” Terang Pria asal Lampung tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Dr. Hasbi berharap semua aparatur peradilan di manapun berada bisa bekerja dengan hati dan sepenuh hati, karena menurut hakim yang juga penulis buku, hal tersebut menandakan ikhlas dan ikhlas itu indah,  lebih dekat dengan takwa.

Acara rakerda yang akan dilaksanakan hingga  Rabu, 10 Maret 2021 ini, akan diisi juga dengan Pembinaan dan Peluncuran beberapa aplikasi untuk memudahkan pelayanan publik. Acara dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. (azh/RS/photo:DS)

Jumlah kunjungan

Hari ini
Minggu Ini
Bulan Ini
TOTAL
323
1339
4616
260524

5.01%
36.49%
8.04%
0.28%
0.12%
50.06%

Alamat IP Anda: 100.24.122.117

Sosial Media

 

logo fblogo iglogo youtube

Jam Kerja & Pelayanan

NORMAL
Jam Kerja & Pelayanan
 Senin s/d Kamis   Jum'at
 08.00 - 16.30  08.00 - 17.00
Jam Istirahat
 Senin s/d Kamis   Jum'at
12.00 - 13.00 12.00 - 13.30
RAMADHAN
Jam Kerja & Pelayanan
 Senin s/d Kamis   Jum'at
08.00 - 15.00  08.00 - 15.30
Jam Istirahat
 Senin s/d Kamis   Jum'at
12.00 - 13.00 11.30 - 12.30

SABTU, MINGGU

&

LIBUR NASIONAL

 TUTUP

  • banner-dela.jpg
  • banner-suhaemi.jpg
  • banner.jpg