Pemberitahuan
  • Folder doesn't exist or doesn't contain any images

web

Lubuk Pakam | pa-lubukpakam.go.id

Ketua Pengadilan Agama Lubuk Pakam Drs. Muhammad Kasim, M.H. didampingi Wakil Ketua Hj. Dian Ingrasanti Lubis, S.Ag., S.H., M.H. beserta para Hakim dan Pegawai mengikuti Pembinaan Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Dr. Drs. H. Aco Nur, S.H., M.H. melalui siaran langsung Youtub, (Jumat 8/1/2021) di ruang Media Center PA Lubuk Pakam.

Pembinaan awal tahun 2021 ini dilakukan Dirjen Badilag dengan memaparkan beberapa prestasi yang telah dicapai Badilag selama tahun 2020 diantaranya pengiriman 40 orang peserta Diklat Ekonomi Syariah ke Riyadh, Launching Aplikasi Gugatan Mandiri, Aplikasi Basis Data Terpadu TNP2K dan aplikasi lainnya, Penerimaan Sertifikat WBK/ WBBM di lingkungan Peradilan Agama dan beberapa capaiannya lainnya.

Prestasi yang telah diraih selama tahun 2020 ini merupakan kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas dari warga peradilan agama dengan semangat kepemimpinan yang ditunjukkan oleh pimpinan setiap satker di Pengadilan Tingkat Banding maupun Pengadilan Tingkat Pertama.

“Semangat ini perlu kita pupuk, membangun peradilan agama yang agung, sesuai dengan Visi, Misi Mahkamah Agung.” ajak Dirjen dalam arahannya yang dihadiri oleh para pejabat Badilag dan Auditor Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI.

Lanjutnya, bahwa setiap pimpinan harus bersemangat dalam mewujudkan badan peradilan agama yang tampil dengan prestasi terdepan, “Ini prinsip, kita membangun badan peradilan (agama) harus (menjadi) nomor satu. oleh karenanya bagi yang tidak bersemangat agar parkir sebentar, akan saya cari yang bersemangat” minta Dirjen dengan penuh harap.

Setelah mengevaluasi kinerja di tahun 2020, Dirjen juga menyampaikan program prioritas di tahun 2021, Pertama, Meningkatkan profesionalitas SDM dengan melakukan fit and proper test bagi calon pimpinan pengadilan, mempertahankan dan meningkatkan Satker yang mendapat predikat WBK/WBBM, optimalisasi SIPP dan Penilaian kinerja setiap triwulan dan perbaikan dekorum ruang sidang sebagai landasan promosi dan mutasi tenaga teknis serta kerjasama pengembangan SDM.

Kedua, mewujudkan manajemen Badan Peradilan Agama yang modern dengan mengembangkan aplikasi E-Court, E-litigasi, penilaian SIPP dan kinerja setiap triwulan.

Ketiga, Meningkatkan akses masyarakat terhadap Pengadilan, termasuk masyarakat yang disabilatas dengan membangun inovasi dan aplikasi agar terlayani dengan baik.

Keempat, Mewujudkan akuntabilitas dan tranparansi dengan meraih predikat WBK/WBBM dan mempertahankan Akreditasi Penjaminan Mutu karena berkaitan dengan Zona Integritas.

Kelima, yang tak kalah penting yakni Peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Oleh karena itu saya minta kepada seluruh jajaran peradilan agama, tetap bersemangat, mempertahankan kualitas, mempertahankan keberhasilan yang ada hari ini, ukir ke tahun 2021” harap Dirjen di akhir pembinaannya.

Pembinaan selama dua jam ini, diakhiri dengan harapan agar seluruh satker dapat mendukung program prioritas Badilag yang akan dibahas kembali pada Rapat Koordinasi Badilag bersama pimpinan Pengadilan tingkat banding pada akhir bulan Januari 2021 mendatang.

(humas/ mah)