Maklumat

maklumat

web21

 

Lubuk Pakam | pa-lubukpakam.go.id

Ketua Pengadilan Agama Lubuk Pakam, Muhammad Kasim didampingi Wakil Ketua, Panitera dan Sekretaris sosialisasikan hasil rapat koordinasi Pengadilan Tinggi Agama Medan bersama Pengadilan Agama se-Sumatera Utara di ruang Media Center, Jumat (26/3/2021).

Kegiatan yang dihadiri oleh para Hakim, Pejabat Fungsional dan Struktural serta para Pegawai ini dimulai sejak pukul 08.30. Muhammad Kasim menjelaskan bahwa rakor yang telah dilaksanakan pada tanggal 7-9 Maret 2021 di Hotel Madani Medan mengangkat tema Mewujudkan Tahun 2021 Sebagai Tahun Prestasi.

Dalam paparannya, Ketua menyampaikan bahwa seluruh aparatur PA Lubuk Pakam harus tetap berkomitmen untuk bekerja dengan sebaiknya-baiknya sehingga prestasi pun akan dapat diraih, apalagi hal ini sudah menjadi kebijakan dari PTA yakni seluruh satker di wilayah Sumatera Utara agar mendapat prestasi di setiap bidang.

web1

Pada Rakor tersebut juga diumumkan Pengadilan Agama yang berprestasi dalam 9 jenis perlombaan. Pengadilan Agama Lubuk Pakam telah berhasil meraih 4 juara pada tahun 2020 dalam kategori berbeda yaitu Juara I Penyerapan Anggaran DIPA 04, Juara III Pelayanan Terpadu Satu Pintu Teraktif, Juara Harapan II Pengiriman Berkas Banding Tepat Waktu dan Juara Harapan II Perkara e-Court Terbanyak.

“Alhamdulillah kita telah meraih 4 sertifikat juara dari 9 kategori penilaian yang diperlombakan oleh PTA, meskipun begitu kita jangan terus berpuas diri, mari kita terus bekerja dengan sebaik-baiknya” ungkap Muhammad Kasim.

Lebih lanjut ia menerangkan bahwa beberapa hasil rakor disepakati diantaranya Peningkatan integritas dan profesionalitas hakim dan tenaga teknis lainnya dalam menjalankan tugas yustisial agar pengaduan ke Pengadilan dapat dihindari, Optimalisasi pengelolaan website sebagai media informasi kegiatan pengadilan kepada masyarakat dan tetap menjaga kebersihan, keindahan dan kerapian kantor juga menjadi prioritas perhatian.

Selain itu, pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, Kepatuhan pengisian data di Sistem Informasi Penulusuran Perkara tetap menjadi pantauan pimpinan.

Terakhir, untuk menunjang keberhasilan pembangunan zona integritas, seluruh pegawai diminta tetap berdisiplin masuk kerja dan menghindari penerimaan gratifikasi serta mengupayakan adanya inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Humas/mah/lia

  • banner-dela.jpg
  • banner-suhaemi.jpg
  • banner.jpg